
Kapan – SMA Negeri Kapan melaksanakan ibadah pagi pada Jumat, 23 Januari 2026, yang dipimpin oleh Bapak Mebar Bonlai, A.Md. Ibadah pagi ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, pegawai, serta seluruh peserta didik dengan penuh khidmat.
Dalam firman dan renungannya, Bapak Mebar Bonlai mengajak seluruh warga sekolah untuk menunjukkan cinta kepada Tuhan melalui sikap kedewasaan iman. Beliau menegaskan bahwa orang percaya tidak boleh terus bersikap seperti anak-anak yang mudah mengeluh, merasa terbebani, dan menganggap ibadah sebagai pemborosan waktu. Sebaliknya, setiap pribadi diajak untuk kembali kepada Tuhan dan menyikapi rancangan-Nya dengan sikap yang dewasa dan bertanggung jawab.
Poin kedua yang disampaikan adalah pentingnya menghindari dan meninggalkan sifat-sifat negatif yang dapat mengganggu masa depan. Beliau mencontohkan kepada peserta didik kelas XII agar tidak mengoleksi nilai atau sikap negatif, melainkan berusaha membangun disiplin, semangat belajar, dan karakter yang baik demi meraih masa depan yang cerah.
Selanjutnya, jemaat diajak untuk menguatkan iman dan percaya pada rencana Tuhan. Tuhan telah menyediakan rancangan yang terbaik bagi setiap orang, namun rencana itu hanya dapat dijalani dengan doa, usaha, dan ketekunan. Beliau menekankan bahwa berharap tanpa tindakan dan hanya berimajinasi tanpa dasar iman serta kerja keras adalah hal yang sia-sia.
Poin terakhir yang ditekankan adalah pentingnya memiliki rasa percaya diri dalam mengambil keputusan hidup. Keraguan yang terus-menerus hanya akan menghambat keberhasilan. Melalui pengalamannya sendiri saat memutuskan menjadi seorang guru, Bapak Mebar Bonlai membagikan bahwa doa, membaca firman Tuhan, dan kemauan untuk belajar adalah kunci untuk mencapai tujuan hidup.
Ibadah pagi ditutup dengan doa syafaat yang memohon penyertaan dan kekuatan Tuhan bagi seluruh warga sekolah, baik kepala sekolah, guru, pegawai, maupun peserta didik, agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dalam doa tersebut ditegaskan keyakinan bahwa Tuhan memberikan rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan bagi semua yang mau percaya dan berjalan dalam kehendak-Nya.
Melalui ibadah pagi ini, seluruh warga SMA Negeri Kapan kembali diingatkan untuk tidak hanya mendengar firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hidup menjadi berkat dan penuh keberhasilan.
Jurnalis SMANKAPAN🖊
Jadilah yang pertama berkomentar di sini