SELAMAT DATANG DI SMA NEGERI KAPAN AKREDITASI B

BERITA

Detail Berita

MGMP SMA Negeri Kapan Tahun Pelajaran 2026/2027 Resmi Dibuka, Perkuat Kompetensi Guru Menuju Pembelajaran Berkualitas

Rabu, 29 Juli 2026 12:50 WIB
2 |   -

Kapan, 29 Juli 2026 – SMA Negeri Kapan secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Rabu (29/7/2026) di Ruang Guru SMA Negeri Kapan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2026, dibuka langsung oleh Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Kabupaten Timor Tengah Selatan, Drs. Jermias Pelle, M.Pd., didampingi Pengawas Pembina SMA Negeri Kapan, Yakob A.N. Selan, S.Pd., M.Sos., serta Kepala SMA Negeri Kapan, Nonsi Serain, S.Pd. Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 guru sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi profesional pendidik dalam menyongsong pelaksanaan pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Forum Strategis Peningkatan Kompetensi Guru

Ketua Panitia MGMP, Ferdinandus Banunaek, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa MGMP merupakan wadah bagi guru untuk meningkatkan kompetensi profesional, memperkuat kolaborasi, berbagi praktik baik, serta menyusun perangkat pembelajaran yang akan digunakan selama semester ganjil. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh guru untuk menyelaraskan administrasi pembelajaran dengan kebijakan pendidikan terbaru sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan berkualitas.

Kepala Sekolah Paparkan Kondisi Sekolah dan Tantangan Tahun Pelajaran Baru

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri Kapan, Nonsi Serain, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Koordinator Pengawas, Pengawas Pembina, narasumber, panitia, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan MGMP. Ia menegaskan bahwa forum MGMP merupakan kesempatan penting bagi guru untuk mempersiapkan seluruh perangkat pembelajaran sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga mengungkapkan bahwa SMA Negeri Kapan mengalami peningkatan jumlah peserta didik baru yang cukup signifikan pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Dari kuota lima rombongan belajar yang telah dilaporkan pada Dapodik, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 200 peserta didik sehingga sekolah membuka enam rombongan belajar untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat menyekolahkan anaknya di SMA Negeri Kapan.

Kondisi tersebut berdampak pada proses verifikasi data Dapodik yang hingga saat ini masih menunggu penyelesaian. Kepala Sekolah berharap adanya dukungan dan koordinasi dari Koordinator Pengawas bersama Dinas Pendidikan Provinsi agar persoalan administrasi tersebut dapat segera diselesaikan tanpa menghambat pelayanan pendidikan maupun hak-hak guru.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah mengajak seluruh guru memanfaatkan pelaksanaan MGMP sebagai waktu yang efektif untuk menyelesaikan seluruh administrasi pembelajaran, termasuk penyusunan modul ajar, perangkat asesmen, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, kelengkapan administrasi merupakan bagian dari tanggung jawab profesional guru dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu kepada peserta didik.

Prestasi Sekolah Terus Mengalami Peningkatan

Selain memaparkan kondisi sekolah, Kepala SMA Negeri Kapan juga menyampaikan sejumlah capaian yang berhasil diraih peserta didik selama tahun berjalan. Di bidang akademik, dua peserta didik berhasil mewakili Kabupaten Timor Tengah Selatan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi. Sementara itu, tim debat Bahasa Inggris SMA Negeri Kapan juga berhasil menembus enam besar tingkat provinsi.

Menurut Kepala Sekolah, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah dalam membangun budaya belajar yang positif serta pembinaan peserta didik secara berkelanjutan. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Korwas Tekankan Transformasi Pembelajaran Berpusat pada Murid

Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Kabupaten Timor Tengah Selatan, Drs. Jermias Pelle, M.Pd., dalam arahannya menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus diawali dengan peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang kuat agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada peserta didik.

Ia menjelaskan bahwa paradigma pendidikan saat ini menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen autentik, pendidikan inklusif, penguatan karakter, serta memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan coding, sebagai bagian dari inovasi pembelajaran.

Selain itu, Koordinator Pengawas mengingatkan pentingnya refleksi pembelajaran, budaya berbagi praktik baik, kolaborasi antarguru, serta pengembangan kompetensi secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.

MGMP Menjadi Langkah Nyata Meningkatkan Mutu Pendidikan

Selama tiga hari pelaksanaan MGMP, para guru akan mengikuti berbagai agenda, antara lain penyusunan modul ajar semester ganjil, penyusunan perangkat asesmen, penguatan implementasi Kurikulum Satuan Pendidikan, refleksi kompetensi guru, pengembangan budaya mutu sekolah, serta penyusunan rencana tindak lanjut hasil MGMP. Seluruh kegiatan diarahkan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui pelaksanaan MGMP Tahun Pelajaran 2026/2027 ini, SMA Negeri Kapan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya pendidik sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Diharapkan, hasil-hasil yang diperoleh selama kegiatan MGMP dapat diimplementasikan secara konsisten dalam proses pembelajaran sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri Kapan.

Dokumentasi Kegiatan

  1. Pembukaan resmi MGMP SMA Negeri Kapan Tahun Pelajaran 2026/2027 oleh Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Kabupaten Timor Tengah Selatan.

  2. Penyampaian laporan Ketua Panitia MGMP, Ferdinandus Banunaek, S.Pd.

  3. Sambutan Kepala SMA Negeri Kapan, Nonsi Serain, S.Pd.

  4. Arahan dan pembukaan resmi oleh Koordinator Pengawas, Drs. Jermias Pelle, M.Pd.

  5. Peserta MGMP mengikuti pemaparan materi dan diskusi penyusunan perangkat pembelajaran.

  6. Foto bersama Koordinator Pengawas, Pengawas Pembina, Kepala Sekolah, narasumber, panitia, dan seluruh peserta MGMP sebagai penanda dimulainya kegiatan.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini